MIMPI AKAN MENJADI NYATA

"Mimpi dan khayalan adalah sebuah anugrah dan nikmat yang diberikan Allah SWT untuk semua makhluknya." Bibir ku menyengir, tersenyum tiba-tiba mengingat mimpi-mimpi ku semalam. Terlintas peristiwa-peristiwa yang indah kurasakan kebahagiaan yang ada. Namun, tiba-tiba ku terbangun dari ingatanku ku lihat temanku Nida telah menghampiriku untuk berangkat bersama ke kampus.

Hari ini, kami memiliki mata kuliah Pengantar Psikologi dan Pengantar Studi Keluarga. Kedua Mata Kuliah ini adalah materi pengantar untuk memasuki departemen kamu yaitu Ilmu Keluarga dan Konsumen. Pada pertemuan kali ini kami membahas tentang MIMPI. Mimpi banyak orang bilang sebagai bunga tidur. Namun menurut konsep di materi Pengantar Psikologi, Mimpi adalah pengalaman bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra lainnya dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement/REM sleep). Mimpi dapat mempengaruhi emosi seseorang. Menurutku teori ini memang benar buktinya sekarang aku masih tampak senang dan sekaligus was-was. Aku was-was itulah ekspresiku ketika aku tersadar dari lamunanku. Aku merasa kalau Mimpi dan Kenyataan itu tak akan pernah menjadi satu. Mimpi tidak akan pernah menjadi kenyataan. Seringkali aku bermimpi hal yang indah dan membuat aku menjadi sangat senang namun aku akan selalu cepat-cepat untuk menyadarkan diri karena terasa sangat menyakitkan jika fakta yang ada tak seindah mimpiku.

Hal inilah yang mungkin membuat ku trauma untuk bermimpi. Tidak puas sampai disitu rasa kecewa  yang kurasakan karena kenyataan tidaklah seindah mimpi, kemudian yang mengantarkanku untuk tak dapat ceria , sebebas seperti layaknya teman-temanku. Kudengar mereka semua punya mimpi dan cita-cita tapi mereka tak seperti aku. Apakah mimpi mereka selalu menjadi kenyataan ? Entah aku tak cukup mengetahui hal itu. Namun dapat kulihat mereka sangat senang karena memiliki mimpi , cita-cita dan harapan. Rasa penasaran dan iri terkadang menyelimuti diri ini. Aku ingin tahu apa rahasia mereka.

Rasa penasaranku tidak tertahankan sehingga saat itu juga kulontarkan sebuah pertanyaan kepada Nida teman yang selalu dapat menjawab pertanya-pertanyaanku "Nida, mengapa kamu selalu bersemangat ? apakah karena cita-cita dan mimpimu ? Bagaimana kalau ternyata fakta nya tak seindah kenyataan yang ada ?". Pertanyaan dengan penuh gelora dan semangat ini seperti dapat dirasakan oleh sahabatku ini. Dengan antusias aku menuggu jawabannya.

Nida menjawab dengan lembut dan tegas "Iya aku bersemangat karena ingin nenjadikan mimpi itu NYATA, karena pada dasarnya mimpi adalah NYATA ! Namun membuatnya menjadi nyata itu dibutuhkan usaha dan kerja keras kita. Ingatkan pelajaran Pengantar Psikologi bahwa Mimpi itu akan timbul karena kita menginginkannya karena kita dapat membuatnya menjadi nyata. Optimis adalah kunci membuka pintu gerbang pertama untuk menjadikan mimpi itu NYATA. Dalam mewujudkan mimpi itu, jangan lupa minta ridho dengan Allah SWT Karena keputusan yang terbaik ada di tangan Allah. Mimpi itu adalah anugerah yang diberikan Allah unutk makhluk ciptaannya agar dapat selalu optimis!"

Penuturan yang cukup panjang disampaikan oleh sahabatku ini. Aku hanya bisa terdiam dan mencoba untuk mencerna khutbah singkatnya. Tiba-tiba aku terkejut kaget ketika dia menepuk pundakku dan berkata "Jangan takut untuk bermimpi, Bermimpilah seindah yang kamu inginkan maka kamu akan mendapatkan sebuah kenikmatan dan bangunlah kemudian bergegas untuk menjadikan mimpi itu NYATA maka kamu akan mendapatkan kenikmatan yang lebih sempurna." Aku kaget bukan hanya karena tepukan tangannya yang mengejutkanku tapi, akukaget ketika dia menyampaikan sebuah suntikan semangat yang saat itu memang sedang kubutuhkan.

Lantas, kembali kulontarkan pertanyaan "jadi, aku tak boleh takut lagi untuk bermimpi, dan aku harus optimis ?" temanku menjawab "ya , tentu!"

Aku merupakan tipe orang dengan penuh pertimbangan. untuk memulai bermimpipun kukerahkan tugas otak untuk berfikir. Alhasil aku menyimpulkan, Memiliki MIMPI itu tidak semudah yang orang katakan, sebab jika orang mengatakan memiliki mimpi untuk menjadi Dokter misalnya, namun tidak ada pergerakan untuk mewujudkannya maka bagiku itu BUKAN MIMPI.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teori Psikoanalisis - Sigmund Freud

SURAT UNTUK IBU DAN AYAH