Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Kehawatiran yang tak perlu dikahwatirkan

"10.45" "11.00" "11.15" "11.45" Alin, mendapati jarum jam di tangannya yang tampak lamban sekali berputar. Kegelisahan tengah ditunjukkan oleh raut mukanya. Ia berlari kecil berpindah tempat antara kelas satu ke kelas yang lainnya, naik ke gedung atas lalu turun ke gedung bawah, pindah ke gedung seberang lalu kembali lagi ke tempat asalnya. Silih berganti tempat yang ia singgahi, nampaknya ia masih belum menemukan apa yang tengah dicarinya. Alin kembali menarik nafas panjang. "heeeeeeeeeeeeeeeem --- Huuuuuuuuuuuuuu" sambil mengelus dadanya. Tangannya tampak sudah siap untuk mengetuk sebuah pintu ruangan. Nampaknya ia ingin menemui seseorang. Tangannya yang sudah siap mengetuk tiba tiba menjadi kaku dan tertahan tak mengenai sedikitpun bagian dari kayu bagian pintu. Terlihat badannya memutar ke sebelah kiri dengan diiringi langkah kaki. Ia mengurngkan niatnya. Tampak gusar yang semakin gusar, Alin terlihat semakin tidak tena...

Nikmat yang tak terduga

Hujan sore itu ditemani lantunan kumandang adzan, Alin tengah duduk bersilah dan menyantap makanannya setelah seharian menahan lapar dan haus. "drtrrt-drrt", getaran hp berbunyi " wah siapa yg tlpn maghrib begini yak" gumamnya. Alin langsung melihat layar dan bergegas mengangkat telponnya. Tidak sempat mengucapkan Hallo, telponnya sudah berakhir. Jarinya tampak lincah, ia menelpon balik. Terdengarlah suara yang sangat nyaring dari dalam telpon "Hallo, ayuuuuuuuuuk!!!" (Panggilan kk perempuan) Seraya mengunyah makanan ia menjawab "iyaaa? Ada apa dek?" "Kami hanya berdua di rumah" (dengan nada sedih) Alin, memindahkan tlponnya ke tangan sebelah kiri sambil berkata "loh, bapak kemana?" "Bapak ikut bukber sama temannya" (masih dengan nada sendu) Alin senyum sejenak sambil mengucap "Alhamdulillah" dalam hatinya. Pikirnya dalam hati "alhamdulillah, semoga bapak tidak merasa sendiri deng...

Sandiwara kehidupan

Bom waktu, Kala waktunya nanti akan meledak Meledak!!! Setelah semuanya berserakan Terlahir kembali, Ia Ia yang terlahir dengan serakan, Ia yang terlahir kembali, Akan menghadapi serakan - serakan berantakan Akankah ia mampu? Berjuang sendiri, membenahi serakan ittu? Ia masih rapuh, Ia masih perlu bimbingan, Ia terlalu takut melihat serakan di depan matanya. Akankah ia mampu? -Depok, 3 Ramadhan 1439H- -ditengahgelapnyamalam- #mengejarhalal

perjuangan

air mengalir mengikuti arusnya mengalir menuju muaranya aliran yang sangat panjang mengalir melewati hutan, mengalir dengan meresap ke lubang-lubang kecil, mengalir bersama aliran yang lain kadang mengalir dengan tenang, kadang tidak mengalir tapi meluncur dari ketinggian kadang pula tergenang untuk beberapa saat sejauh itu engkau mengalir masaaa diam-diam mendoakan semoga engkau selamat sampai tujuan sampai pada muaranya -Depok, 2 Ramadhan 1439 H- #mengalirmenujuhalal

Lingkaran kecil yang menginspirasi

Hampir genap enam bulan ku ditempa, senantiasa di monitori oleh sebuah program pengontrol diri, pengontrol iman dan penyemangat untuk berbuat kebaikan. Layaknya sebuah charger yang berfungsi untuk mengisi sebuah baterai sebuah handphone. Sebuah handphone yang baterainya terisi secara penuh akan lebih bermanfaat. Program itu tak lain ialah Asistensi Agama Islam. Kata yang cocok untuk menggambarkan IPB adalah Berani Beda. Hanya di IPB yang dapat di temui sebuah program yang beda dari Universitas lainnya. Program ini ialah sebuah lingkaran kecil yang terdiri dari beberapa mahasiswa dengan ditemani beberapa kakak asistensi untuk mendampingi kami. Sebuah lingkaran kecil ini, kita senantiasa diberi suplemen untuk tetap terjaga dan kuat untuk bertakwa kepada Allah SWT. Suplemen yang diberikan adalah materi tentang kehidupan kita di dunia. Di mulai dari alasan kita diciptakan, beribadah yang benar, pentingnya menuntut ilmu dan berkhlak mulia. Materinya disampaikan layaknya sebuah teman ...